Lanjut ke konten
Iklan

Bagaimana meningkatkan performa pada Head standard : Cylinder head porting ala RAT MOTORSPORT ( 3 )


Alhamdulillah,

Sampailah kita pada sektor final head porting. Disebutkan belakangan namun bukannya ga penting lho kakak, karena area ini yang banyak meningkatkan debit cfm aliran udara jika head kita diukur dengan flowbench. Setelah kemarin kita sudah belajar modif klep standard dengan back cut, jangan lupa bro, kalau lupa bisa klik
Disini . Serta belajar area mana pada kubah disekitar klep ada yang menghalangi tidak. Nah kita akan mempelajari area disekitar klep berikutnya. Lupa juga, ya ampun.. pencet link ini buat inget lagi pelajaran sebelumnya. Ya memang yang perlu diperhatikan klep dan tetangganya, apalagi kalo tetangganya manis hehee…

Oiya kalau nge porting, pas waktu istirahat jangan lupa kirim wa ke yayank nya, ntar dicemburuin pacar karena sibuk bergumul dengan besi kan berat, kamu ga bakal kuat – biar mekanikmu ajah. Hehehe.. curhat dikit karena diomeli istri kurang diperhatikan cieeee… πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜˜ Terimakasih para boss sahabat RAT yang sudah mengirimkan head nya atau motornya untuk dimodif kita. Kalian luar biasa, minta bonus ya bos buat ngasi kado istri saya πŸ˜…

VALVE SEAT AREA

Apasih valve seat, itu lho guys dudukan klep, yang biasanya juga kamu skir diratakan dengan klep supaya engga bocor. Iya bahasa jawane seteng / seting klep , sembarang sekarep lah nyebutnya qiqiqi…

Lah kan itu fungsinya cuma sebagai kedudukan klep biar rapet apa hubungannya sama tenaga? Wah agak gawat nih kalau kamu suka nge porting tapi melewatkan area ini. Paraaahh…

Karena posisi seting klep yang berada diatara daging alumunium porting dengan klep, menjadikannya memiliki kedudukan penting dalam kunci aliran udara. Langsung aja deh, kebanyakan pemasangan ( entah karena pemasangan atau memang desain porting head yang kurang sip cetakannya ) seting klep pada head standard itu mismatch alias tidak nyambung dengan porting. Mari kita gunakan indera perasa yang sudah Tuhan anugerahkan di jari kita untuk meraba, dari dalam porting ( posisi samping bos klep yang area nya agak lega ) kamu tarik jarimu hingga keluar seting klep. Cek sisi kiri dan kanan, lantas semua area keliling seting klep. Bersyukurlah bila kamu bisa menemukan dan merasakan ada bagian / area yang nyantol ( nyangkut, tidak rata ) hingga jarimu terasa tersandung berarti kamu menemukan lagi halangan porting.

Percuma, sekali lagi sungguh sia-sib , bila kita membesar2kan porting pada bagian yang mudah dilihat. Melebarkan pada area luar porting yang bertemu intake manifold, itu efeknya sedikit. Kalau cuma itu anak kecil juga bisa kwkwkw guyon. Melebarkan area kanan kiri bos klep biar gentong , biar katanya bahan bakar nyimpen untuk putaran atas, juga jadi percuma kalau mau keluar malah nyangkut nabrak seting klep, mental balik deh jadi ketahan. Hade ribet ya ternyata.

Prinsipnya kita ingin memperlancar aliran pada porting, bukan berarti memperbanyak yang lewat tapi kecepatannya lambat. Kita pengennya yang lewat banyak tapi kecepatanya tinggi. Kalau mau banyak yang lewat ya ganti karburator venturi lebih besar, atau throtle body lebih gede dan injektor lebih kenceng flowrate nya itu lebih pasti ketimbang besarin porting. Hehehe.. berasa sedikit gaya pake bahas sistem injeksi kaya mekanik modern aje. Emang iye, meski kita tinggal di desa ya pengen mengikuti perkembangan jaman.. betul ga? Hehehe… makanya belajar bareng yuk. Riset bareng.

Baiklah, pada kesempatan kali ini kita gunakan head klx standard untuk praktikum. Sebelumnya mari kita ukur dan catat dulu spec bawaan pabrik. Diameter dalam seating didapat ukurannya 23.50 bisa dilihat juga cetakan seating klep dengan porting seperti ada sekat yang tidak menyatu. Lantas ternyata area kanan kiri bos klep hanya 23mm, dibuat kecil mungkin tujuannya agar motor tenaga bawah menengahnya galak. Pada bagian luar porting ternyata 23.65mm. Nah dari sini harusnya kita bisa pahami bahwa desain porting klx sudah selaras, hambatannya juga sudah kita ketahui dan arahnya yang agak sedikit berkelok dilihat antara posisi klep dengan porting nanti akan kita ikuti alurnya sesuai standard hanya memperbesar volumenya sedikit.

Permukaan portingnya juga sudah rata, sedikit bumpy di beberapa bagian. Kalau mau belajar porting head standard, bisa order juga kok head standard porting ke kita, jadi bisa diamati dibandingkan dengan sebelum diporting, lantas mungkin mau ditiru , bisa juga diterapka di head head standard lain tinggal ditiru konsep dasar desainnya. Kalau sudah mahir dan paham efek dan manfaatnya, bolehlah dikembangkan dengan desain desain sesuai inspirasi sendiri hehehe…

Sengaja kita ukur pake alat2 ukur digital biar kelihatan modal dikit nih niat buat memberi hasil terbaik, padahal aslinya matanya uda usia tua agak kabur kalo liat sigmat manual yang kudu bacanya ngepasin garis… wkwkwk.. pusiiing pala berbi.

Nah lantas berapa diameter dalam seatingnya setelah diratakan ? Ternyata cuma jadi 23.70mm. Lahhhh kok sedikit ya, padahal lumayan keluar duit ratusan ribu beberapa lembar? Kaya ga niat. Kwkqkwkkw… yaudah nanti kita lebarkan jadi 24.5mm biar motornya makin mulur, trus lemot kalau buat adventure atau kurang cepet naik rpm nya buat ancang-ancang melibas double jump pas lagi balap motocross hehehe.. ya dilihat dulu ukuran yang akan diterapkan sesuai kebutuhan. Ada rumusnya petunjuknnya bisa dibeli di buku modul korek mesin RAT. Hihihi.. ntar launching versi terbaru. Mbuh kapan .. 😁

Eling mas, tujuan kita utamanya adalah menghilangi hambatan sehingga antara metal seting klep melebur menjadi selaras dengan danging alumunium porting. Tidak ada rasa nyangkutnya, sudah. Cuma ambilnya kudu rata jadi bentuk nya tetep bulet rekk… mosok yo dadi oval. Opo miring-miring lebar ke satu sisi. Tapi kalau emang mau riset seting klep asimetris ya ga ada yang melarang sih, sakarepmu, orang gila mah bebas hehehe…

Kenapa ga boleh besar, biar makin plong to mas?! Fungsi lain dari seting klep ternyata sebagai area titik tekan, pemadatan tekanan aliran udara. Itulah kenapa biasanya diameter dalam seating akan lebih kecil daripada lebar porting pada area samping kanan kiri bos klep. Analoginya begini, kita memiliki selang yang dialiri air dari kran, sewaktu kita pencet / tekan ujung selangnya, maka air yang keluar ga cuma mengalir kan, justru ia menjadi muncrat, memiliki tekanan yang kuat membawa potensi campuran udara dan bahan bakar yang lebih homogen. Serta efek jarak semburannya menjadi semakin jauh, artinya campuran bahan bakar akan lebih deras mengisi langsung kedalam silinder.

Makanya hati-hati dalam mengambil daging porting, salah salah malah bikin tenaga motor jadi kempos. Sedangkan kalau tenaga meningkat hasil dari modif yang benar maka akselerasi motor menjadi ringan serta nafas yang lebih tambah panjang karena rpm jalan meningkat bukan karena akselerasi yang lemot lho jadi motornya kerasa mulur alias males. Hehehe.. Apalagi dipadu bore up dan naik kompresi sedikit. Uhhh.. dijamin gas sedikit ngacir, gas dibetot akan terasa jambakan nya. Nge jett bahasanya hhhehehe…

Berikut beberapa testi pelanggan yang telah bore up ringan dan merasakan head standard special porting di RAT, rata rata makin terasa njambak putaran atasnya. Ada yang menggambarkan seperti dijambak malaikat hahaha.. kalau dijambak setan atau pacar kita takut, ga minta qkkqkq. Kalau dijambak setan mungkin gambaran rasanya badan serasa ketarik dan membuat hati kita bahagia karena semakin dekat dengan Tuhan, pokoknya ga minta dipanggil cepet-cepet, deket dulu aja biar disayang 🀣🀣🀣

Setelah bowl area ( daerah disekitar seating klep ) diratakan, makan tugas kita selanjutnya hanya menyelaraskan desain porting kita sampai depan. Cukup di arsir sedikit sedikit hingga kulit jeruk dan bekas cetakan / sambungan pabrikan hilang. Maksimal pengambilannya biasanya maksimal 1mm keliling. Kalau lebih besar dari itu biasanya geometri portingnya jadi berubah dari patokan awal desain standardnya. Untuk head klx ini cukup kita buat kanan kiri bos klep nya jadi 24mm sedangkan luarnya 24mm juga. Beres.

Point penting dalam desain porting setelah kita menghilangkan hambatannya adalah : Arah, geometri / bentuk kontur permukaan, terakhir baru ukuran. Jangan terlena mengejar ukuran besar sesuai rumus namun bentuknya jadi aneh, atau arahnya ngaco. Bentuk porting terbaik sementara adalah bulat, kemudian permukaannya adalah yang rata tidak berkelok maupun bergelombang. Nasehat seorang sahabat yang sudah master dalam motor roadrace, saat mengayunkan mata tunet, selalu bayangkan kita sebagai bahan bakar yang akan masuk, jadi jika ada area terasa nabrak atau bergelombang ya diratakan bila memungkinkan, bila harus mengambil terlalu banyak maka sebaiknya dilandaikan saja. Yang penting enak untuk dilewati. Lagi-lagi sering2 meraba hasil permukaan porting ya bro. Pakai hati dan perasaan saat asyik masyuk dengan head. Sebenernya dengan apapun juga sih, bila dikerjakan dengan sepenuh hati akan indah. INSYA ALLAH, bila Tuhan berkehendak, karena bagusnya porting sebenernya bukan karena kepintaran kita namun karena Tuhan memberikan kuasaNya pada kedua tangan kita untuk bergerak mengikuti petunjukNya. Ihhh… keren kan ya. Yang penting…

TETAP SEHAT ! TETAP SEMANGAT! BIAR BISA JALIN PERSAUDARAAN TIAP HARI!

RAT MOTORSPORT INDONESIA

Alamat : Raya Bypass Juanda No. 17

SIDOARJO – JAWA TIMUR

call / wa : 081232809454

insta : ratmotorsby

Iklan

ratspeed Lihat Semua

RAT Motorsport adalah bengkel perawatan dan perbaikan motor secara umum.

Rat Motorsport juga menerima order untuk modifikasi mesin motor untuk harian, semisport, maupun full race.

Try our :
Porting Polished Head
Camshaft Grinding
Tune UP plus

contact us : 085645577007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: